UMKM dan Ekonomi Syariah Masuk Pembahasan IMF-WB 2018

Samarpratik > Berita Terbaru > UMKM dan Ekonomi Syariah Masuk Pembahasan IMF-WB 2018

UMKM dan Ekonomi Syariah Masuk Pembahasan IMF-WB 2018

IMF-WB 2018 di Bali Oktober mendatang memang menjadi ajang penting bagi Indonesia. Menurut Luhut Binsar Panjaitan selaku Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman beberap isu strategis akan menjadi pembahasan di IMF-WB seperti isu ekonimi syariah dan peningkatan UKM di Indonesia.

Sebagai tuan rumah IMF-WB 2018 menurut Luhut Indonesia juga perlu memberikan sinyal positif dan pastinya harus bisa dimanfaatkan oleh Indonesia untuk mencari solusi berbagai permasalahan dan isu strategis mengenai bidang ekonomi, keuangan dan pembangunan.

Indonesia sebagai salah satu Negara dengan penduduk mayoritas beraga islam memang sangat intens dalam pengembangan ekonomi syariah atau keumatan. Ekonomi syariah beberapa tahun ini mulai menjadi perhatian dan banyak digandrungi oleh masyarakat di Indonesia. Namun banyak hal yang masih harus dibenahi, dan dalam ajang IMF-WB inilah diharapkan akan muncul inovasi dan solusi.

Selain itu untuk pengembangan UKM di era digitalisasi ekonomi seperti sekarang mau tidak mau UKM harus mampu berperan aktif. Pengembangan duni digital sebagai media e-Commerce memang tidak bisa terelakan. Padahal jika ditelaah lebih jauh memang digitalisasi ekonomi jika benar-benar dikembangkan akan mampu menghasilkan output yang jauh lebih besar.

Beberapa isu eknomi memang menjadi fokus utama pembahasan IMF-WB 2018 di Bali. Selain itu ,menurut Luhut Binsar Panjaitan beberapa isu juga akan dibahas seperti pembanguna  infrastuktur secara spesifik masuk dalam pembahasan sektor urbanisasi.

“Kondisi itu harus didukung dengan ketersediaan layanan publik untuk menjadikan wilayah urban sebagai kawasan yang layak huni dan memiliki potensi ekonomi untuk menyerap lapangan kerja,” kata Menko Luhut dalam acara diskusi Forum Merdeka Barat, Menaker AM IMF 2018, di Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (17/9) dilansir dari merdeka.com.

Investasi di Indonesia juga tidak lupa disodorkan sebagai salah satu potensi yang dimiliki Indonesia. Apalagi diketahui para delegasi akan disuguhi buku layak investasi Indonesia, didalam buku itu nantinya akan disodorkan kerjasama investasi dan informasi mengenai potensi investasi apa saja yang ada di Indonesia secara detail.