Berita Terbaru, Pariwisata

Industri Pariwisata Indonesia 2018 Kian Melejit

Industri pariwisata Indonesia semakin menjadi sektor berpengaruh besar bagi perekonomian di Indonesia. Dilihat dari trend kenaikan dibandingkan dengan sektor lainnya semisal Migas dan Perkebunan hasilnya sangat timpang dengan industri pariwisata di Indonesia yang mengalami kenaikan setiap tahunnya.

Ad Space

Industri pariwisata Indonesia memiliki beberapa keuntungan yang bisa dibilang beda dari sektor lainnya. Untuk sektor industri pariwisata memang hampir 60% didominasi oleh industri jasa dan sisanya 40% disektor barang. Pariwisata inilah yang mampu menggerakan ekonomi masyarakat sampai kebawah.

Pada 2016, devisa pariwisata mencapai 13,5 miliar dollar AS per tahun. Padahal, pada 2015 pariwisata masih ada di peringkat keempat sebagai sektor penyumbang devisa terbesar.

Pada 2017, sumbangan devisa dari sektor pariwisata melesat menjadi sekitar 16,8 miliar dollar AS. Angka ini diprediksi akan meningkat 20 persen menjadi sekitar 20 miliar dollar AS pada 2018.

Sektor pariwisata Indonesia sendiri diproyeksikan mampu menyumbang produk domestik bruto sebesar 15 persen di tahun 2019. Yang artinya menghasilkan sekitar Rp 280 triliun bagi devisa negara. Serta dapat menyerap 13 juta tenaga kerja pada 2019.

Ad Space

Lonjakan ini memang tidak bisa terlepas dari lonjakan wisatawan asing datang ke Indonesia dan inilah yang menggerakan investasi pariwisata di Indonesia semakin berkembang.

Melihat potensi pariwisata di Indonesia, Pemerintah melalui Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memang sedang gencar melakukan pengembangan di sektor pariwisata dan industri pariwisata. Di era pemerintahan Presiden Joko Widodo pariwisata menjadi penggerak ekonomi kerakyatan.

Bahkan di era pemerintahan Joko Widodo untuk pengembangan industri pariwisata di Indonesia menetapkan 10 destinasi prioritas atau yang sering dipopulerkan dengan istilah 10 Bali Baru. Sebarannya pun merata di seluruh Indonesia. Ada Danau Toba Sumatera Utara, Tanjung Kelayang Bangka Belitung, Tanjung Lesung Banten, Kepulauan Seribu DKI Jakarta, Borobudur di Joglosemar, Bromo-Tengger-Semeru Jawa Timur, Mandalika di Lombok, Komodo Labuan Bajo Nusa Tenggara Timur, Wakatobi Sulawesi Tenggara, dan Morotai Maltara.

Capaian pengembangan pariwisata oleh Kemenpar ternyata mendapatkan respon baik dari pihak internasional dan beberapa waktu mendapatkan penghargaan The Best Ministry Of Tourism atau Best National Tourism Organization (NTO) di ajang TTG Travel Awards 2018.  Penghargaan ini diserahkan pada Awards Ceremony & Gala Dinner 29th Annual TTG Travel di Centara Grand & Bangkok Convention Centre, Thailand, Kamis (20/9).

Ad Space
Ad Space

You Might Also Like

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>